Senin, 07 Mei 2012

Tetaplah disini

Terhenyut dalam hati ku begitu dalam hingga tak kuasa aku mengungkapkannya
seperti biasa tetes bening itu menetes tampa henti.
sakit aku rasakan seperti mu, aku merasakannya. sangat merasakannya. aku sama denganmu. aku memberikan hati ku untuk kasih. benar-benar tulus untuk itu sama dengan mu, saat awal kita mulai bersama. bahagia dan sakit itu aku rasakan bersama!bersama merasakannya. kamu berdiri kokoh mulai awal tanpa kawan, kamu memulainya sedikit hingga cinta itu timbul lebih pada kasih. aku tau rasa itu tulus keluar tanpa paksaan apapun. tawa itu sikap bodoh itu keluar murni dari dirimu, suasana yang begitu akrab engkau ciptakan.
Dan akhirnya kenapa rasa tulus itu kamu lupakan sekarang??
tetes bening ini tak mau berhenti ketika kamu ucapkan kata kecewa!!
seharusnya satu tujuan itu tetap dalam hati mu.tetap dan tetap. jangan sampai memudar, karena peran mu begitu besar dalam kasih kita. tetap lah disini. tetap memeluk kasihmu dengan ketulusan hati mu. jangan pernah melepaskan pelukan itu apapun alasannya karena hati mu tulus untuk kasih mu! ingat lah itu kamu tulus melakukannya.

Kasih tau lagi
Seperti apa aku sebelumnya
Di benak mu kah
Di hirau kah oleh komunitas
Tidak....
Dan sekarang ini
Masih seperti ini
Dibenci oleh ilahi
Dan lagi unutk sahabatku
Tetap lah bersama
Kita lukis cerita yang baru
Untuk mu jangan lupa
Selalu mengingatkan saya
Di jalan yang disinari Cahaya

tetaplah disini!
tetap disini!memeluk erat kasih!:)

Senin, 30 April 2012

Diam

dan benar adanya bila diam akan merubah keadaan.
sepertinya tak ada gunanya, bila tanya hanya dijawab dengan kata-kata maaf.
tak ingin saya mendengar kata-kata itu.
yang saya harapkan adalah penjelasan dari diam itu.
emosi yang sempat terbesit
nada keras sempat keluar dari mulut ini
namun hanya diam yang kau beri.
taukah anda bila saya takkan bisa dengan keadaan ini?
mencoba acuh!
namun saya tak bisa bila melihat mata itu penuh atau entah apalah itu.
dan diam itu tak dapat saya artikan
entahlah mungkin itu keinginan mu.
dan saya tak bisa mencegah nya.
terima kasih anda sudah membuat tanya dalam diam anda.


Selasa, 24 April 2012




langkah itu kita mulai dengan bersama, kamu sakit aku berusaha menghilangkan rasa sakitnya, aku meneteskan air mata kamu mengusap nya dengan sapu tangan yang kau punya. kamu terjatuh kita berusaha membangun kan mu. kita hilang arah kau mencoba mengingatkan (saling mengisi).
semua cerita itu tak berlangsung lama ketika kita hanya melihatmu dari kejauhan, melihatmu semakin enggan menampakkan wajah mu dalam pandangan. betapa kita merindu mu, rindu akan senyum yang lepas tanpa beban. tatapan-tatapan penuh jiwa kebersamaan. tak tau kah diri mu  kami disini selalu menginginkan kamu kembali, bersama menikmati hembusan angin nan menyegarkan. menikmati suasana riang tanpa rasa bosan? kami hanya bisa melihat senyum mu dalam bentuk lukisan? sesekali hanya bisa melihat punggung mu yang berjalan semakin jauh tanpa melihat wajah yang kami harapkan?
kmbalilah, kami disini hanya mampu mendengar kabar mu dari kejauhan kami berusaha untuk mengulurkan tangan kami, semampu kekuatan yang ada dalam diri kita. tak sedikitpun kita melupakan mu. jangan biarkan kami terluka dengan diam mu yang tanpa jawaban. segeralah kembali dengan membawa senyuman. 

Senin, 23 April 2012

teracuhkan!

sikap yang  membuat lupa akan etika yang seharusnya ada(maaf bila kata-kata kasar ini keluar). melanggar atau tak sopan? ah tak tau!
aku membiarkan jari-jari otak itu meluas dengan senang. entah apa tujuannya aku juga tak mengerti.
aku terlalu sering mencegah keadaan itu, tapi selalu saja teracuhkan. apa kah tak sadar bila sikap mu akan membuat hati orang lain enggan percaya dengan mu?
ah entah lah aku tak akan ikut dalam otak luas mu, terlalu jauh bila aku mengejar pemikiranmu.
tapi sadarilah aku tak bisa melihat sikap itu terus-terusan kau tunjukkan didepan mata ku(maaf).

maaf bila kecewa itu ada!

Tetes Bening

sebuah sikap yang menggambarkan apa yg aku rasakan "menangis" ya itu yg jelas-jelas sering aku lakukan ketika aku tak mampu menahan lara yang aku pendam. kelemahan ku tak mampu bercerita saat aku terpuruk dalam kegelapan. semuanya akan aku lakukan dengan diam dan terbendung tetes bening rasa sesak yang selalu aku rasakan dan begitu menyakitkan. aku tak akan mengeluarkan tetes bening ini saat aku masih tegar berdiri dengan kaki ku sendir. aku tak bisa bercerita kepada siapapun ketika hati ku terluka, hanya dengan doa ku pada NYA dan aku bercerita dengan berlinang tetes bening itu yang mampu aku lakukan. kebiasaan buruk memang, tapi tak dapat aku pungkiri itulah hal yang membuat hati ku tenang, meskipun hal itu buruk di mata orang lain, tak apa tak membuat masalah bagi ku. karena aku tenang dengan tetes bening ku yang menemaniku dalam lara ku :)



*ungkapan!!

Selasa, 21 Februari 2012

tanya!!




takkan berbicara akan perasaan yang ada hanya tentang kenyataan. bangkit dari alam sadar yang membiuskan, terlena akan suatu yang tak pasti kau jauh disana dan aku disini_
tak pernah kubayang kan akan seperti ini. seperti mimpi memang terasa sangat tak peduli, aku terbangun dari mimpi dan aku merasakan hati ini sangat terlukai. hahhaha

sebenar nya apa salah ku?(tanya)
apa aku tak boleh mempunyai rasa ini"?? aku hanya berharap ya sedikit berharap kamu hadir dan menemani meskipun hanya sekejap saja.tak apa!

harap ku yang hanya sebuah mimpi yang tak akan datang menghampiri, yang ada kamu malah pergi menjauh meninggalkan diri ini. hay sebenar nya kamu anggap aku ini apa? hah!!
seperti hilang arah, tak menemukan jalan yang ku ingin kan.

ingin berlari ketempat sunyi dan menyendiri mengumpulkan lara yang tertanam dan ku ungkapkan dalam gelap dan tetes bening yang takkan terlihat oleh siapa pun. gerimis yang datang itu sangat ku harapkan atau pun langit mendung abu-abu melayang di atas pandangan itu akan menambah iringan nada ungkapan penyiksaan.

aku ingin sendiri- sendiri dan sendiri saat ini

tetap!



seperti tertampar perasaan ini  entah kenapa!
seperti hampa seketika waktu pun tak terasa. aku tak ingin merasakan hal yang sama dan aku tak mau itu kamu yang melakukannya. 
konyol memang* hah mungkin angin pun akan tertawa melihat tingkah ku yang begitu tak selayak nya. tapi apa daya aku tak kuasa menahan semua nya. entah apa yang ada dibenaknya. seperti potongan roti yang senaknya di buang dikolam ikan dengan cuma-cuma. aku punya rasa, yang tak seharus nya ada. maav kan aku mulut ku takkan bisa berbicara. diam yang kurasa tenang akan pecah termakan hening dan tetes bening.

aku tak menuntun apa yang ada, toh aku juga bukan siapa-siapa. tapi mengertilah aku ada disini, aku  prcaya semua  tentang apa-apa yang kau katakan pada ku. lupakan saja!

kau akan bersamanya dan aku akan melupakan segalanya^ dan hanya tawa yang akan kau lihat dari apa yang ada.aku tetap ada dan takk akan kemana-mana. kan kulihat kau bahagia bersama nya. 

takkan ada kata apa-apa yang bisa menggambarkan semuanya. terasa sangat singkat. ini awal yang kujalani namun harus aku tutup kembali.


trima kasih untuk semuanya. suka-suka ku bersama mu takkan berhenti walau kau tak bersama hati yang kau miliki:)

aku tetap disini*